SINGKAWANG, Pojok Info Kitte – SINGKAWANG, Polda Kalbar – Polres Singkawang, Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Singkawang Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026) setelah berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat. Kegiatan penutupan dilaksanakan di halaman samping Perpustakaan Daerah, Jalan Firdaus Rais I, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, dan dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, perwakilan Kodim 1202/Singkawang, camat, lurah, kepala sekolah, paguyuban, serta sekitar 500 masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian acara.
Suasana penuh semangat kebudayaan mewarnai pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas dari pelajar dan komunitas seni di Kota Singkawang. Berbagai penampilan disuguhkan, mulai dari pencak silat, tari tradisional Tionghoa, Tari Nimang’k Padi, Tari Alok Galing, Tari Jarang Pegon dan Buto, hingga Tari Gawai Dayak. Selain itu, masyarakat juga disuguhkan penampilan qosidah, lagu daerah, Tari Burung Enggang, Tari Nadi Alam, seni tari dari MI Ushuluddin, serta marching band. Keberagaman pertunjukan tersebut menjadi cerminan kekayaan budaya dan semangat toleransi yang menjadi identitas Kota Singkawang.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Singkawang menyampaikan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah bukan sekadar kegiatan seremonial atau pertunjukan seni, melainkan ruang ekspresi yang memperlihatkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya, memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku seni, serta mendorong kreativitas generasi muda. Pemerintah Kota Singkawang juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perlindungan, pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan daerah agar tetap hidup tanpa kehilangan nilai luhur dan identitasnya.
Puncak kegiatan turut diisi dengan pengumuman pemenang lomba Karnaval Budaya yang menjadi salah satu daya tarik masyarakat. Pada kategori pejalan kaki gugus, Gugus 18 meraih juara pertama. SDS Bruder Singkawang menjadi juara pertama kategori sepeda hias jenjang SD, sementara SMP Negeri 2 Singkawang meraih juara pertama kategori sepeda hias jenjang SMP. Pada kategori motor hias, juara pertama diraih UPTD Layanan Disabilitas dan Pendidikan Transisi Kota Singkawang, sedangkan Majelis Adat Budaya Melayu Singkawang berhasil meraih juara pertama kategori mobil hias. Bhayangkari Cabang Singkawang juga menorehkan prestasi dengan meraih juara ketiga kategori mobil hias. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, partisipasi, dan kontribusi berbagai elemen masyarakat dalam memeriahkan pesta kebudayaan daerah.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polres Singkawang hadir bersama masyarakat melaksanakan pengamanan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Singkawang Nomor: Sprin/1587/X/OPS.4.5/2026 tanggal 15 Oktober 2026. Pengamanan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pukul 13.00–16.30 WIB dengan kekuatan enam personel di bawah kendali IPDA Sunardi, serta pukul 19.00–23.00 WIB dengan kekuatan 34 personel di bawah kendali IPTU Lugiman. Kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama mengikuti pentas seni maupun hiburan rakyat.
Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah dan Karnaval Budaya Kota Singkawang Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Singkawang pada sesi malam, yang dilanjutkan dengan penampilan hiburan dari Band ASN PUPR, DISDIKBUD Band, dan DPR (Dewan Penghibur Rakyat). Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 23.10 WIB dalam situasi aman, kondusif, dan terkendali. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya, persatuan, dan toleransi semakin kuat, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menjaga Singkawang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.
Penulis Humas Polres Singkawang